CNP WLTS Series
Pompa cooling tower CNP WLTS Series untuk sirkulasi air pada closed cooling tower dan condenser dengan konstruksi lengthened shaft.
- Flow rate 40–250 m³/h
- Rated head 5–6 m
- Motor 1.1–7.5 kW, IP55
- Impeller AISI304, mechanical seal SiC/WC
- Suhu fluida -15°C~+100°C
Pompa cooling tower CNP WLTS Series merupakan horizontal centrifugal pump yang dirancang untuk sirkulasi air pada closed cooling tower dan condenser. Seri ini menyediakan flow rate nominal 40–250 m³/h, rated head 5–6 m, serta daya motor 1.1–7.5 kW.
Konstruksi single-stage dan single-suction menggunakan axial suction serta radial discharge untuk konfigurasi perpipaan sistem sirkulasi. WLTS menerapkan lengthened shaft dengan straight connection, impeller berbahan AISI304, dan mechanical seal Silicon carbide/Tungsten carbide. Rentang suhu fluida yang diizinkan adalah -15°C hingga +100°C.
Spesifikasi Pompa Cooling Tower CNP WLTS
| Spesifikasi | Data Teknis |
|---|---|
| Merek | CNP |
| Seri | WLTS |
| Tipe pompa | Horizontal Cooling Tower Pump |
| Konstruksi | Non-self-priming, single stage, single suction |
| Konfigurasi | Horizontal, axial suction, radial discharge |
| Struktur shaft | Lengthened shaft with straight connection |
| Rentang daya motor | 1.1–7.5 kW |
| Rentang rated flow rate | 40–250 m³/h |
| Rated head | 5–6 m, tergantung model |
| Frekuensi | 50Hz |
| Kecepatan putar | 2900 r/min atau 1450 r/min |
| Tegangan standar seri | 1×220V atau 3×380V sesuai konfigurasi motor |
| Motor | Totally closed fan cooled motor |
| Motor protection | IP55 |
| Insulation level | F |
| Material casing | HT200 / ASTM25B |
| Material pump head | HT200 / ASTM25B |
| Material impeller | ZG07Cr19Ni9 / AISI304 |
| Material shaft | 20Cr13 / AISI420 |
| Material O-ring | NBR |
| Mechanical seal | Silicon carbide/Tungsten carbide |
| Material base | Q235-A / AISI A570 |
| Temperatur fluida | -15°C~+100°C |
| Temperatur lingkungan maksimum | +40°C |
| Tekanan kerja maksimum | 6 bar |
| Fluida | Clean, thin, non-corrosive, non-flammable or non-explosive liquid without solid grain or fiber |
| Acuan toleransi kurva performa | ISO9906:2012, 3B |
Pilihan Model CNP WLTS Series
| Model | Rated Flow Rate | Rated Head | Motor | Putaran | Berat |
|---|---|---|---|---|---|
| WLTS65-5/1.1 | 40 m³/h | 5 m | 1.1 kW | 2900 r/min | 33.5 kg |
| WLTS80-5/1.5 | 55 m³/h | 5 m | 1.5 kW | 2900 r/min | 41 kg |
| WLTS100-5A/2.2 | 80 m³/h | 5 m | 2.2 kW | 1450 r/min | 66 kg |
| WLTS100-5/2.2 | 100 m³/h | 5 m | 2.2 kW | 1450 r/min | 66 kg |
| WLTS125-5A/3 | 120 m³/h | 5 m | 3 kW | 1450 r/min | 79 kg |
| WLTS125-5/4 | 160 m³/h | 5 m | 4 kW | 1450 r/min | 90 kg |
| WLTS150-6A/5.5 | 200 m³/h | 6 m | 5.5 kW | 1450 r/min | 123 kg |
| WLTS150-6/7.5 | 250 m³/h | 6 m | 7.5 kW | 1450 r/min | 132.5 kg |
Keunggulan Pompa Cooling Tower CNP WLTS
- Pilihan flow rate hingga 250 m³/h. Delapan model menyediakan rated flow rate berbeda untuk pencocokan kebutuhan sirkulasi cooling tower.
- Rated head 5–6 m. Rentang head nominal memungkinkan pemilihan model berdasarkan kebutuhan tekanan dan duty point sistem sirkulasi.
- Impeller stainless steel AISI304. Material ZG07Cr19Ni9/AISI304 menjadi bagian konstruksi hidrolik, dengan kompatibilitas yang perlu disesuaikan terhadap fluida operasi.
- Mechanical seal Silicon carbide/Tungsten carbide. Material pasangan seal tercantum pada konstruksi WLTS untuk evaluasi kompatibilitas mekanis dan kondisi operasi.
- Rentang suhu fluida -15°C~+100°C. Batas temperatur tersebut menyediakan parameter desain untuk proses sirkulasi air pada sistem pendinginan.
- Struktur lengthened shaft dengan straight connection. Konfigurasi ini menjadi pembeda konstruksi WLTS terhadap WLT, terutama dalam evaluasi susunan shaft dan instalasi.
Aplikasi dan Industri Penggunaan
- Sirkulasi air pada closed cooling tower.
- Sirkulasi air pada condenser.
- Pendinginan unit equipment.
- Sistem pendinginan peralatan produksi.
- Rangkaian sirkulasi pendingin tertutup.
- Distribusi aliran pada rangkaian condenser.
Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Pompa Cooling Tower
Pencocokan duty point dan kurva performa. Tentukan kebutuhan flow rate dan total dynamic head berdasarkan perhitungan kehilangan tekanan pada sistem. Nilai rated head dalam katalog tidak dapat langsung dianggap sebagai head maksimum pompa. Verifikasi titik operasi terhadap kurva performa masing-masing model sebelum menentukan kapasitas motor.
Kompatibilitas material terhadap fluida proses. Evaluasi material HT200 pada casing, AISI304 pada impeller, serta AISI420 pada shaft terhadap karakteristik fluida. WLTS dirancang untuk cairan bersih, tidak korosif, tidak mudah terbakar, dan tidak mengandung partikel padat atau serat.
Evaluasi NPSH dan kondisi suction. Lakukan pemeriksaan NPSH available terhadap kebutuhan NPSH required sesuai kondisi aktual sistem. Pertimbangkan temperatur cairan, tekanan pada sisi suction, kehilangan tekanan pipa, dan konfigurasi inlet.
Pemilihan mechanical seal dan motor. Pastikan Silicon carbide/Tungsten carbide sesuai dengan temperatur, tekanan, dan karakteristik fluida. Periksa kesesuaian tegangan motor terhadap sumber listrik, khususnya perbedaan konfigurasi satu fase dan tiga fase.
Pertanyaan Umum
Berapa kapasitas flow rate pompa CNP WLTS Series?
Pompa CNP WLTS Series memiliki rated flow rate 40–250 m³/h berdasarkan delapan model dalam katalog. WLTS65-5/1.1 memiliki rated flow rate 40 m³/h, sedangkan WLTS150-6/7.5 mencapai 250 m³/h.
Apa perbedaan pompa CNP WLT dan WLTS?
Perbedaan utama CNP WLT dan WLTS terdapat pada konstruksi shaft serta konfigurasi sambungan motor dan pompa. WLT menggunakan back pull pattern structure, sedangkan WLTS menggunakan lengthened shaft with straight connection.
Apakah pompa CNP WLTS menggunakan impeller stainless steel?
Ya, katalog CNP WLTS mencantumkan material impeller ZG07Cr19Ni9 dengan standar AISI304 pada tabel konstruksi. Material casing menggunakan HT200, sedangkan shaft WLTS menggunakan 20Cr13 atau AISI420.
Berapa head pompa cooling tower CNP WLTS?
CNP WLTS memiliki rated head 5 m untuk model WLTS65 sampai WLTS125 dan 6 m untuk model WLTS150. Nilai tersebut merupakan head pada rated flow rate masing-masing model, bukan head maksimum.
Bagaimana memilih pompa CNP WLTS untuk cooling tower?
Pemilihan CNP WLTS dilakukan dengan mencocokkan kebutuhan flow rate, head, temperatur fluida, dan tekanan kerja terhadap spesifikasi model. Selanjutnya, periksa kurva Q-H, kebutuhan NPSH, karakteristik motor, serta kompatibilitas material impeller dan mechanical seal.
Distributor Pompa Cooling Tower CNP WLTS di Indonesia
PT Osmo Marina Mandiri merupakan distributor resmi pompa CNP untuk kebutuhan sistem sirkulasi dan pendinginan di Indonesia.
WLTS Series menyediakan berbagai kombinasi flow rate, rated head, motor, serta dimensi konstruksi untuk pemilihan berdasarkan spesifikasi instalasi.
Konsultasikan kebutuhan pompa cooling tower CNP WLTS dengan PT Osmo Marina Mandiri untuk menentukan model berdasarkan duty point, kondisi fluida, dan konfigurasi sistem.
































































