Pompa solar didesain dengan karakteristik khusus untuk mengalirkan solar yang memiliki viskositas relatif lebih tinggi daripada bensin dan bersifat korosif terhadap beberapa material. Material pompa dari baja tahan karat (stainless steel) dan komposit disarankan dalam hal ini.
Untuk memastikan distribusi solar yang optimal, pompa yang digunakan didesain dengan memiliki ruang pompa luas serta kecepatan putar impeller (jika pompa sentrifugal) yang ideal. Oleh karena itu, tidak semua pompa yang digunakan untuk distribusi cairan fuel dapat digunakan untuk solar.
Pompa solar yang tersedia saat ini umumnya memiliki karakteristik utama yang mencakup:
Untuk mendistribusi solar, dapat dikatakan tidak ada cara kerja spesifik dari pompa yang digunakan. Sebagaimana pompa fluida pada umumnya, cara kerja pompa solar tergantung pada jenis yang digunakan. Oleh karena itu, untuk mengetahuinya maka perhatikan jenis pompa solar berikut:
Pompa sentrifugal adalah jenis pompa yang paling umum digunakan untuk mengalirkan bahan bakar solar. Pompa ini bekerja dengan prinsip gaya sentrifugal yang menciptakan aliran bahan bakar dengan putaran impeller.
Pompa sentrifugal cocok untuk mengalirkan fluida dalam jumlah besar dan viskositas yang rendah hingga sedang sehingga penggunaan untuk solar sangat ideal. Contoh jenis ini adalah pompa Onga dan pompa torishima CEN.
Gear pump merupakan jenis pompa solar yang menggunakan gear yang berputar untuk menciptakan aliran fluida. Kemampuan mekanisme gear untuk menekan cairan memungkinkannya mengalirkan solar dengan performa yang handal. Contohnya adalah pompa Koshin Pump GB/GC.
Pompa solar jenis positive displacement pump atau pompa perpindahan positif bekerja dengan menggerakkan sejumlah volume solar yang tetap pada setiap siklusnya. Keunggulan jenis ini adalah kemampuan untuk mempertahankan aliran yang konsisten.
Reciprocating Pump atau pompa piston adalah jenis pompa yang menggunakan gerakan piston naik-turun untuk mengalirkan solar. Jenis ini menghasilkan aliran solar yang relatif rendah.
Pompa jet adalah jenis pompa solar yang mampu menghasilkan aliran solar bertekanan tinggi. Jenis ini digunakan pada kebutuhan spesifik dimana pengguna membutuhkan aliran solar dengan tekanan optimal.
Dalam penggunaan praktis, pemilihan jenis pompa yang sesuai harus mempertimbangkan karakteristik dan persyaratan khusus dari aplikasi penggunaan bahan bakar solar. Dilansir dari situs Osmo Marina, berikut rekomendasi pompa solar terbaik saat ini:
Pompa Gear Koshin terdiri dari 2 jenis yaitu model rotary gear pump GC dimana menggunakan pulley dan Pompa gear GL. Dalam beroperasi rotary gear pump GC menggunakan pulley sehingga RPM bisa diatur menjadi RPM rendah, serta Pompa Gear Koshin GC bisa juga diaplikasikan ke penggerak mesin dengan menggunakan van belt. Selain daripada Pompa Gear Koshin Model GC , terdapat juga model GL dimana menggunakan kopling dengan penggerak Dinamo Elektrik.
Pompa Gear Yuema ini terdiri dari beberapa model yaitu Gear Yuema KCB, Gear Yuema 2CY, Gear Yuema YCB. Dengan aplikasi berbeda - beda maka 3 jenis model Gear Yuema ini sangat umum digunakan di berbagai macam industri di Indonesia.
Pompa Gear Interzigma memiliki banyak varian yaitu varian ukuran Gear 3 inch hingga 8 inch. Pompa Gear Interzigma juga memiliki pressure yang sangat besar yaitu dari 3 hingga 10 bar.
Pompa Torishima CEN adalah model pompa transfer solar yang sangat baik. Model Centrifugal ini adalah varian yang tidak kalah dengan pompa gear solar lainnya. Dengan model yang sangat kokoh dan range varian yang luar. Pompa Torishima mampu memenuhi kebutuhan pompa transfer solar.
Pompa Solar Onga adalah model pompa transfer solar yang portable . Model pompa ini adalah varian yang tidak kalah dengan pompa solar lainnya. Pompa Solar Onga memiliki kelebihan dalam kegunaannya yang portable dan mudah di bawa-bawa.