Cara Kerja, Fungsi, dan Tips Memilih Submersible Pump


Dari semua jenis pompa air, submersible pump merupakan salah satu yang paling umum digunakan. Kemampuannya memompa air pada kondisi ekstrim seperti banjir dan genangan menjadikan jenis pompa ini difungsikan secara luas.


Cara Kerja dan Fungsi Submersible Pump
Pompa Submersible dikenal sebagai pompa benam atau pompa rendam sesuai dengan cara penggunaannya di lapangan. Pompa ini didesain agar berfungsi di dalam air dan memompa air menuju puncak atau ke posisi yang lebih tinggi. Jadi, secara sederhana dipahami bahwa cara kerja Submersible Pump adalah mendorong air dari sekitar casing pompa ke titik-titik output.
Dengan cara kerja yang demikian maka fungsi umum pompa Submersible adalah:
- Memompa air dari sumur dalam ke permukaan. Pompa yang digunakan untuk sumur dalam atau deep well pump datang dengan berbagai kapasitas head mulai dari 20 meter hingga 200 meter.
- Menguras air keluar dari galangan atau kolam. Dengan kemampuan bekerja di dalam air tanpa mengalami kerusakan maka pompa Submersible populer dipakai pada medan kerja seperti ini.
- Menyuplai air pada industri pertanian sebagai bagian dari sistem irigasi. Pompa Submersible mampu bekerja dengan baik untuk memompa air dengan kandungan material tertentu seperti lumpur.
Tips Memilih Submersible Pump
Saat diaplikasikan, pompa Submersible tidak memerlukan energi sebanyak pompa jenis lain saat menjalankan serangkaian proses pemompaan di lokasi yang sama. Hal ini disebabkan karena Submersible Pump memanfaatkan tekanan air dalam pemompaan.
Dalam hal usia pemakaian, rata-rata jenis pompa ini cukup stabil dan mampu bekerja maksimal pada jam kerja yang panjang. Sebab, dengan posisi terendam di dalam air, mesin pompa tidak akan mengalami overheat yang pada kebanyakan jenis pompa lain dapat meledak.
Hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan Submersible Pump:
- Beberapa perusahaan pompa Submersible tidak menggunakan casing berkualitas sehingga seringkali mudah mengalami korosi mengingat posisi pompa yang terus terendam di dalam air.
- Tidak semua pompa Submersible cocok digunakan pada kualitas air yang buruk, berlumpur atau banjir. Dalam hal ini, komponen pompa cepat rusak ketika dilewati air kotor. Dengan demikian, pengguna harus selektif saat membelinya.
Gunakan tips berikut saat membeli Submersible Pump:
Berdasarkan dua poin sebelumnya maka pembelian Submersible Pump perlu memperhatikan hal-hal berikut ini:
1. Kapasitas pompa
Sebagaimana jenis lain, pompa Submersible yang tersedia di pasar saat ini memiliki beragam kapasitas. Ada yang 7.500 liter per jam, 18.000 liter per jam dan sebagainya. Jadi, sesuaikan kebutuhan anda dengan kapasitas pompa yang ada.
2. Periksa delivery head pompa
Delivery head mengacu pada ketinggian maksimum di mana pompa dapat mengangkat air. Beberapa pompa memiliki delivery head delapan meter, sementara yang lain hanya mampu mengangkat hingga lima meter saja. Jadi, sesuaikan medan tempat pompa akan diaplikasikan.
3. Pertimbangkan antara pompa otomatis dan manual
Pompa Submersible dengan cara kerja otomatis mempunyai lebih banyak keunggulan daripada pompa manual. Namun, jika pompa manual lebih relevan dengan kebutuhan anda saat ini maka tidak ada salahnya menggunakan dari jenis tersebut. Untuk kapasitas, keduanya sama.
4. Cek aksesoris tambahan
Tidak menutup kemungkinan perusahaan pompa menempatkan fitur-fitur tambahan pada pompa Submersible dengan fungsi tertentu. Sebagai pembeli, anda bebas memutuskan apakah fitur tersebut perlu atau tidak. Perlu diketahui, penyertaan sejumlah fitur seringkali menambah jumlah daya yang dibutuhkan oleh pompa. Jadi, jika fitur tidak terlalu penting maka pilihlah dari jenis pompa standar.
Baca juga: Cara Kerja, Fungsi, dan Tips Memilih Submersible Pump
Rekomendasi Submersible Pump (5 Contoh Terbaik)
Meskipun pompa Submersible bukanlah pompa multi-fungsi, efektivitas kerjanya telah diakui secara luas dari setiap jenis pompa tersebut. Misalnya pompa Submersible air bersih yang mampu berfungsi lebih baik daripada pompa dari kategori yang lain untuk tugas yang sama. Demikian pula pada jenis Submersible untuk air kotor/banjir, efektivitasnya terkonfirmasi baik.
Dari sekian brand yang ada di pasar saat ini, kami merekomendasikan 5 jenis Submersible Pump berikut:
- Pompa CRI S6S Submersible Borewell. Pompa ini berfungsi baik dalam industri pertanian untuk memompa air pada sistem irigasi.
- Pompa Grundfos SQ. Jenis pompa ini bekerja dengan baik untuk kebutuhan rumah tangga dan industri kecil untuk mengalirkan air bersih dalam penggunaan sehari-hari.
- C.R.I. Pompa Submersible. Merupakan jenis Submersible Pump yang digunakan dengan fungsi yang lebih luas mulai dari konsumsi rumah tangga hingga pertanian dan perkebunan.
- Pompa submersible deep well 6 inch Pedrollo 6SR. Jenis Submersible ini memiliki keunggulan dalam mereduksi jumlah daya yang digunakan. Untuk fungsinya, Pedrollo 6SR sangat baik dalam memenuhi kebutuhan air domestik.
- Pompa Submersible Kenji SP. Pompa Submersible ini bekerja dengan baik pada sistem deep well untuk kebutuhan air rumah tangga dengan kemampuan head pompa mencapai 200 meter.
Kelima contoh rekomendasi Submersible Pump di atas hingga saat ini menjadi pilihan populer. Tetapi, pilihan anda harus berdasarkan kebutuhan yang lebih spesifik sehingga perlu mempertimbangkan jenis Submersible lainnya. Katalog lengkap dapat dilihat di website supplier pompa, Osmo Marina.



